Minggu, 30 Juni 2013

RESENSI FILM HABIBIE DAN AINUN



Kelompok 1 (3KA07)
Deasy Lusiana (11110721)
Desi Christin  Natalina (11110833)
Fransiska Yolanda (12110879)


Judul             :  Habibie &  Ainun
Produser       :  Hanung Bramantyo
Sutradara    :  Faozan Rizal
Genree         : Drama Indonesia
Pemain         :
-          Habibie (Reza Rahardian)
-          Ainun (Bunga Citra Lestari)
-          H.M. Soeharto (Tio Pakusadewo)
 


Film Habibi & Ainun dibuat berdasarkan buku yang telah ditulis oleh bapak Bacharuddin Jusuf Habibie (presiden RI ke-6), film ini mengisahkan tentang kehidupan dirinya dan alm. Istrinya yaitu ibu Ainun Habibie.

Pada Film ini cerita berawal ketika habibi dan ainun masih sama sama duduk dibangku sekolah, pada saat itu habibi menyebut ainun dengan sebutan “gula jawa” karena  ainun hitam, jelek, gendut seperti gula jawa.

Setelah lulus habibie pun kuliah di Jerman, namun karena suatu penyakit yang dideritanya sehingga ia kembali ke Indonesia. Pada suatu hari Habibie di haruskan untuk mengantarkan kue kerumah Ainun dan disitulah pertemuan mereka setelah sekian tahun tidak bertemu. Habibi tampak kagum dengan pesona Ainun saat itu, Ainun berubah menjadi wanita yang cantik dan anggun membuat Habibi jatuh hati kepadanya.  Karena kecantikannya, Ainun di sukai oleh banyak pria, pria yang menyukai Ainun sebagian besar adalah orang berada namun tidak membuat Habibie berkecil hati. Dan akhirnya Ainun memilih untuk menikah dengan Habibie.

Setelah mereka menikah, mereka pergi ke Jerman kemudian menyelesaikan study S3 disana dan berharap kembali ke Indonesia untuk membuat pesawat. Namun Habibi mengalami hambatan untuk mencapai hal tersebut, dan pada suatu ketika Habibi di beri kesempatan untuk membuat pesawat di negerinya sendiri. Kemudian Habibi di tunjuk untuk menjadi menteri, kemudian menjadi wakil presiden, setelah itu menjadi presiden menggantikan Soeharto.

Ainun sangat tidak suka dengan perilaku Habibie yang tidak mementingkan dirinya sendiri, dan Habibie memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Akhirnya mereka kembali ke Jerman mereka dikaruniai 2 orang anak dan Ainun berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi dokter anak. Namun sepulangnya dari Jerman tiba-tiba Ainun sakit dan di vonis menderita kanker ovarium stadium 4.

Habibi baru mengetahui penyakit Ainun karena selama ini Ainun selalu menutupi penyakitnya. Habibie adalah sosok yang setia menemani Ainun dalam keadaan apapun hingga Ainun menutup mata untuk selama-lamanya.

0 komentar:

Posting Komentar